Alquran:
إِنَّ الدِّينَ
عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُۗ
“sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah
Islam” (Q.S Ali Imran [3]: 19)
وَمَنْ
يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي
الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka ia
sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat
termasuk orang orang yang merugi” (Q.S Ali Imran [3]: 85)
Keterangan:
Kata al islam, at
taslim, al Istislam dalam bahasa memiliki satu arti, ia diambil dari kata
dasar as silmu yang artinya adalah keputusan. Kata kerja aslama, salima dan
istaslama memberikan pengertian: ketika seseorang tidak menolak dan melanggar
apapun yang datang dari pihak lain/tertentu, seperti dalam ayat:
بَلَىٰ مَنْ
أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ
“(Tidak demikian) bahkan barang siapa ayng menyerahkan diri
kepada Allah..” (Q.S al-baqarah [2])
Artinya, Islamnya seorang kepada Allah SWT ialah kepatuhan
dan menerima semua yang datang dari Nya, baiik berupa hukum alam; qadha dan
takdir, maupun hukum syariat: perintah, larangan, dan lain-lain.
Dengan pengertian di atas ia memiliki tingkatan-tingkatan
yang bervariasi.
Sumber: Ust Ali Umar, Lentera Hati, hal.15-16

No comments:
Post a Comment