Babul Ilmi

Gerbang Segala Ilmu

Tuesday, January 22, 2019

Racun Tak Bisa Mematikan

| Tuesday, January 22, 2019
 Racun Tak Bisa Mematikan

Tatkala Rasulullah Saw mengibarkan bendera Islam di Madinah, ada seorang pria yang dengki kepada beliau. Namanya Abdullah bin Ubay. lbnu Ubay merupakan salah seorang musuh bebuyutan Rasulullah. Karena kedengkiaannya, Ibnu Ubay merencanakan siasat cerdik menghabisi nyawa Rasul. Ia mengundang Rasulullah berserta para Sahabat datang ke rumahnya.

Si pendengki itu telah menyiapkan makanan yang telah dibubuhi racun!

Makanan telah dihidangkan. Sebelum menyantapnya, Rasulullah Saw berkata kepada Imam Ali, "Wahai Ali, bacalah doa yang penuh manfaat untuk hidangan ini."

Lalu, Imam Ali pun memanjatkan doa.

Bismillah asy-Syafi. Bismillah al-Kafi. Bismillah alladzi la yadhurruhu ma'a ismihi syai'un wa la da'un fi al-ardh wa la fi as-sama' wa Huwa as-Sami' al-'Alim.

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Menyembuhkan. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Mencukupi. Dengan menyebut  nama Allah yang dengan menyebut nama-Nya tidak ada penyakit baik di bumi maupun di langit dapat menimbulkan mudharat, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

Selepas berdoa, Rasul dan Para Sahabat mulai menikmati hidangan hingga semua merasa kenyang. Subhanallah, walaupun makanan telah dibubuhi racun, tak ada seorang pun yang merasa sakit. Jamuan selesai dan mereka semua bangkit dan berlalu dari rumah Ibnu Ubay.

Abdullah bin Ubay terheran-heran. Ia menyangka juru masakannya lupa membubuhkan racun pada hidangan. Kemudian, Ibnu Ubay memanggil kawan-kawannya untuk menghabiskan sisa hidangan yang ada. Karenanya, semua kawannya mati keracunan!

Sumber: Kisah-Kisah Bismillah, diterjemahkan dari judul aslinya Dastanha’iz bismillah al-rahman al-rahim, Ahmad mir Khalaf Zadeh, Qasim Mir Khalaf Zadeh, hal.21-23

Related Posts

No comments:

Post a Comment