Sebuah hadits menerangkan barangsiapa yang membaca Bismillah
satu kali, setiap hurufnya akan dicatat dengan empat ribu kebaikan, empat ribu
dosa akan dihapus, dan kemuliaannya dinaikkan empat ribu derajat.
Allah Swt berfirman: “Demi kemuliaan dan kebesaran-Ku,
barangsiapa umat Muhammad mengucapkan Bismillah ar-Rahman ar-Rahim, Aku akan
mencatat untuknya pahala ibadah tujuh ratus tahun. Barangsiapa menuliskan
Bismillah ar-Rahman ar-Rahim dengan indah, ia pasti akan masuk surga. Barangsiapa
menuliskan Bismillah ar-Rahman ar-Rahim diatas pintu rumahnya, ia akan selamat
dari kebinasaan.”
Dalam riwayat dikisahkan sebelum Fir’aun mengaku dirinya
sebagai tuhan, dia nuliskan Bismillah ar-Rahman ar-Rahim di atas pintu gerbang
di istananya (sebagian ahli tafsir berpendapat yang menulis ialah jibril).
Sejak Fir’aun mengaku dirinya sebagai tuhan, Nabi Musa as
merasa putus asa akan keangkuhan Fir’aun. Nabi Musa mengadu kepada Allah. Terdengarlah
jawaban dari langit, “Wahai Musa, engkau memandang kekafirannya dan memohon
kepada-Ku agar Aku membinasakannya. Akan tetapi, Aku memandang kalimat agung
tertulis di atas pintu gerbang istananya. Aku bersumpah demi kemuliaan-Ku dan
kebesaran-Ku, selama tulisan itu ada, Aku tidak akan menyiksanya.”
Saat Allah hendak menurunkan Azab, tulisan tersebut
dihilangkan terlebih dahulu. Lalu, turunlah azab bagi Fir’aun si pengaku tuhan
itu.
Sumber: Kisah-Kisah Bismillah, diterjemahkan dari judul
aslinya Dastanha’iz bismillah al-rahman al-rahim, Ahmad mir Khalaf Zadeh, Qasim
Mir Khalaf Zadeh, hal.13-15

No comments:
Post a Comment